TRENDINGINDO.COM, Jakarta – The House of Tugu Jakarta memperkenalkan pengalaman wisata kuliner dan pilihan venue eksklusif yang memadukan kekayaan sejarah, seni, koleksi benda antik, serta budaya Nusantara. Berlokasi di kawasan Kota Tua Jakarta, properti di bawah naungan Tugu Hotels & Restaurants Indonesia ini menawarkan beragam pilihan tempat bersantap, pertemuan privat, hingga penyelenggaraan acara khusus.
Hal tersebut disampaikan Riska Rania, Assistant Sales Manager Hotel Tugu Malang, saat diwawancarai awak media di booth Tugu Hotels & Restaurants Indonesia dalam ajang Jakarta Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Riska menjelaskan bahwa Tugu Hotels & Restaurants Indonesia memiliki sejumlah properti hotel dan restoran di berbagai destinasi, termasuk Jakarta, Malang, Bali, Lombok, dan Blitar. Melalui partisipasinya dalam WITF 2026, perusahaan ingin memperkenalkan pilihan akomodasi dan pengalaman kuliner kepada pasar yang lebih luas, sekaligus membuka peluang kerja sama baru dengan pelaku industri perjalanan.
“Melalui acara ini, kami ingin menjangkau pasar baru dan menjalin kerja sama dengan lebih banyak travel agent,” ujar Riska.
The House of Tugu Jakarta Hadirkan Perpaduan Kuliner dan Sejarah
Salah satu daya tarik yang diperkenalkan adalah The House of Tugu Jakarta, properti yang mengangkat cerita sejarah Indonesia melalui koleksi benda antik, karya seni, memorabilia, serta desain ruang dengan karakter dan tema berbeda.
The House of Tugu Jakarta dikembangkan untuk merawat sekaligus menceritakan kembali sejarah keluarga dan berbagai artefak yang diwariskan lintas generasi. Konsep ini menjadikan pengalaman berkunjung tidak hanya berfokus pada layanan kuliner dan perhotelan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal sejarah serta kebudayaan Indonesia.
Sejumlah ruangan tematik menampilkan koleksi yang berkaitan dengan tokoh sejarah, seni rupa, dan kebudayaan berbagai daerah di Nusantara. Suasana tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan, mengadakan pertemuan, maupun menyelenggarakan acara privat di tengah lingkungan yang sarat nilai sejarah.
Pilihan Venue untuk Pertemuan Privat hingga Acara Besar
The House of Tugu Jakarta menawarkan beragam ruang dengan kapasitas dan karakter berbeda untuk memenuhi kebutuhan pertemuan bisnis, acara keluarga, jamuan khusus, hingga kegiatan berskala lebih besar.
Kasinem Room, Raden Saleh Room, Borobudur Room, dan Soekarno Room menjadi beberapa pilihan ruang yang mengangkat koleksi serta cerita sejarah tertentu.
Sementara itu, The Bureau of Oei Tiong Ham menghadirkan suasana klasik yang dapat dimanfaatkan untuk pertemuan privat, menikmati teh sore, maupun kegiatan lain dalam lingkungan yang lebih eksklusif.
Bagi penyelenggara acara yang membutuhkan area lebih luas, tersedia The Sumba Room dan The Borneo Courtyard. Keduanya menonjolkan elemen seni dan budaya Nusantara, dengan The Borneo Courtyard menawarkan area terbuka yang dilengkapi panggung untuk pertunjukan langsung.
Pilihan lainnya adalah Societeit de Harmonie dan The Blue Moon Hall yang diperuntukkan bagi kebutuhan acara dengan kapasitas lebih besar.
Berdasarkan katalog yang diperlihatkan, Societeit de Harmonie memiliki kapasitas hingga 120 orang, sedangkan The Blue Moon Hall dapat menampung hingga 125 orang di dalam ruangan dan 145 orang di area luar ruangan. Kapasitas aktual dan ketentuan penggunaan setiap venue dapat dikonfirmasi langsung kepada pihak pengelola.
Jajaghu Restaurant Tawarkan Kuliner Asia dengan Konsep Semi Fine Dining
Selain menyediakan venue untuk berbagai acara, The House of Tugu Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner melalui Jajaghu Restaurant dan Babah Koffie by Kawisari.
Jajaghu Restaurant menawarkan perpaduan cita rasa Asia, rempah-rempah, dan bahan-bahan pilihan yang dikemas dalam konsep semi fine dining. Perpaduan tersebut menghadirkan pengalaman bersantap yang mengutamakan karakter rasa dan kualitas bahan dalam suasana yang nyaman.
Restoran ini juga memiliki area privat yang dapat dimanfaatkan untuk pertemuan dan acara khusus. Fasilitas tersebut menjadi alternatif bagi pengunjung yang membutuhkan tempat bersantap sekaligus ruang untuk berkumpul bersama keluarga, rekan bisnis, maupun tamu undangan dalam suasana yang lebih personal.
Kehadiran Jajaghu Restaurant melengkapi pilihan pengalaman di The House of Tugu Jakarta, khususnya bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan dengan perpaduan cita rasa Asia dan rempah-rempah dalam suasana berkarakter.
Babah Koffie by Kawisari Sajikan Kopi dari Perkebunan Sendiri
Pilihan kuliner lainnya adalah Babah Koffie by Kawisari, yang mengangkat tradisi kopi Jawa dengan menggunakan biji kopi asli dari perkebunan Kawisari di Jawa Timur.
Seluruh biji kopi yang digunakan Babah Koffie berasal dari perkebunan kopi milik Kawisari, yang dikenal sebagai perkebunan kopi tertua di Jawa Timur. Hal ini menjadi bagian penting dari identitas Babah Koffie dalam menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang terhubung langsung dengan sumber perkebunannya.
Dengan menggunakan biji kopi dari perkebunan sendiri, Babah Koffie by Kawisari membawa karakter dan tradisi kopi Jawa ke dalam pengalaman bersantai di The House of Tugu Jakarta.
Selain Jajaghu Restaurant dan Babah Koffie by Kawisari, De Tiger Poolside Lounge menghadirkan suasana yang lebih santai melalui konsep bistro Asia modern dan bar di dekat kolam renang.
Keberagaman pilihan tersebut memberikan alternatif bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin menikmati kuliner, berkumpul bersama keluarga dan rekan, atau mengadakan acara dalam suasana berbeda.
Tugu Hotels & Restaurants Indonesia Perluas Jaringan Kerja Sama Pariwisata
Keikutsertaan Tugu Hotels & Restaurants Indonesia dalam Jakarta Wonderful Indonesia Tourism Fair 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk perhotelan, restoran, dan venue kepada pelaku industri pariwisata, khususnya agen perjalanan.
Riska menyampaikan harapan agar ajang tersebut terus berkembang dan menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha pariwisata dengan calon mitra dari dalam maupun luar negeri.
Melalui pertemuan dengan agen perjalanan dan pelaku industri, perusahaan berharap dapat memperluas jaringan kerja sama sekaligus memperkenalkan lebih banyak pilihan destinasi dan pengalaman wisata di Indonesia.
Partisipasi dalam pameran pariwisata ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui pengalaman menginap, bersantap, serta menikmati ruang-ruang yang memiliki nilai sejarah.
Dengan memadukan layanan perhotelan, kuliner, seni, dan cerita sejarah, The House of Tugu Jakarta menawarkan alternatif bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Kota Tua Jakarta. Kehadiran Jajaghu Restaurant dengan konsep semi fine dining, Babah Koffie by Kawisari dengan biji kopi dari perkebunan sendiri, serta beragam venue eksklusif semakin melengkapi pilihan pengalaman wisata kuliner dan acara di kawasan bersejarah tersebut.












