TRENDINGINDO.COM, Jakarta – PT Gemilang Agro Inovasi melalui merek Yammy Babeh terus memperluas peluang pemasaran produk pangan lokal Indonesia ke pasar internasional. Setelah berhasil melakukan ekspor produk keripik singkong ke Brunei Darussalam pada 2025, perusahaan kini menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah calon mitra dari berbagai negara melalui ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.
Ade Soelistyowati, SE, CEO sekaligus Co-Founder PT Gemilang Agro Inovasi, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai awak media di booth Yammy Babeh pada hari ketiga ISEF ke-13, Jumat (16/10/2026), di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Ade mengatakan, keikutsertaannya dalam ISEF menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan produk unggulan perusahaan sekaligus memperluas jaringan bisnis dengan calon pembeli dari dalam maupun luar negeri.
“Terima kasih, tahun ini menjadi keikutsertaan kami yang keempat di ISEF. Pada 2025, produk kami sudah melakukan pengiriman ekspor ke Brunei Darussalam. Tahun ini kami juga mengikuti business matching dengan beberapa calon mitra, di antaranya dari Bangladesh, Malaysia, dan Pakistan,” ujar Ade.
Ia berharap penjajakan kerja sama tersebut dapat berlanjut menjadi kontrak bisnis sehingga produk Yammy Babeh semakin luas menjangkau pasar internasional.
Yammy Babeh Andalkan Keripik Singkong Berbahan Baku Lokal
Yammy Babeh merupakan merek produk pangan yang dikembangkan PT Gemilang Agro Inovasi, perusahaan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Salah satu produk unggulannya adalah cassava crackers atau keripik singkong yang memanfaatkan bahan baku lokal.
Produk ini dikembangkan sebagai camilan dengan kemasan praktis untuk menjangkau konsumen di pasar domestik maupun internasional.
Penggunaan singkong lokal menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian Indonesia melalui pengolahan menjadi produk pangan siap konsumsi.
Selain memperhatikan cita rasa dan kemasan, pengembangan produk juga membuka peluang bagi bahan pangan lokal untuk memasuki rantai perdagangan yang lebih luas.
Ekspor ke Brunei Darussalam Jadi Langkah Awal
Keberhasilan menembus pasar Brunei Darussalam pada 2025 menjadi salah satu pencapaian penting bagi PT Gemilang Agro Inovasi.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan mengenai ekspor tersebut, produk cassava crackers Yammy Babeh melakukan pengiriman perdana melalui kerja sama dengan mitra dari Brunei Darussalam.
Capaian tersebut menjadi pijakan bagi perusahaan untuk terus mencari peluang pasar baru dan memperluas jaringan distribusi internasional.
Melalui partisipasi dalam pameran serta kegiatan business matching, perusahaan berupaya mempertemukan produk lokal dengan calon pembeli yang memiliki potensi kerja sama jangka panjang.
Bidik Peluang Kerja Sama dengan Tiga Negara
Pada ISEF 2026, Ade menyebutkan bahwa pihaknya mengikuti penjajakan bisnis dengan calon mitra dari Bangladesh, Malaysia, dan Pakistan.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang distribusi produk Yammy Babeh di pasar baru. Meski demikian, realisasi kerja sama masih bergantung pada hasil pembicaraan, kesepakatan komersial, serta persyaratan ekspor yang berlaku di masing-masing negara.
Ade berharap proses penjajakan yang sedang berjalan dapat menghasilkan kontrak bisnis pada tahun ini.
Menurutnya, perluasan pasar ekspor merupakan langkah penting agar produk pangan lokal Indonesia tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar mancanegara.
ISEF 2026 Buka Peluang bagi Produk UMKM Indonesia
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Ajang yang mempertemukan berbagai pelaku industri halal dan ekonomi syariah tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring, serta menjajaki peluang perdagangan.
Bagi PT Gemilang Agro Inovasi, keikutsertaan dalam ISEF bukan sekadar kegiatan promosi, tetapi juga bagian dari strategi memperluas akses pasar dan membangun hubungan bisnis dengan calon mitra internasional.
Ade berharap penyelenggaraan ISEF pada masa mendatang semakin berkembang, dengan semakin banyak pembeli dan mitra bisnis dari berbagai negara.
Dengan demikian, peluang bagi UMKM Indonesia untuk memperkenalkan produk unggulan dan memperluas pasar ekspor diharapkan semakin terbuka.
Melalui Yammy Babeh, PT Gemilang Agro Inovasi terus berupaya mengembangkan produk olahan singkong lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas, sekaligus membawa potensi pangan Indonesia ke pasar global.












