BeritaEkonomi & Bisnis

Potensi Moringa Mendunia, La Moringa Teken MoU dengan Buyer Internasional di ISEF 2026

39
×

Potensi Moringa Mendunia, La Moringa Teken MoU dengan Buyer Internasional di ISEF 2026

Sebarkan artikel ini

TRENDINGINDO.COM, JAKARTA — Potensi moringa / kelor sebagai komoditas pangan alami Indonesia semakin terbuka di pasar internasional. La Moringa mengambil langkah strategis dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama buyer internasional dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Penandatanganan ini menjadi momentum penting bagi La Moringa untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan potensi moringa Indonesia sebagai bahan pangan alami yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Meningkatnya perhatian dunia terhadap pangan alami dan gaya hidup sehat turut membuka peluang bagi produk berbasis moringa untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

La Moringa merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan dan pengolahan moringa / kelor menjadi produk pangan bernilai tambah. Dengan pengalaman mengembangkan produk berbasis moringa serta dukungan berbagai sertifikasi, termasuk sertifikasi organik dan standar keamanan pangan yang relevan, La Moringa terus memperkuat kredibilitas dan daya saingnya di pasar nasional maupun internasional.

CEO La Moringa, Dr. Andre E. Hartanto, Sp.OG, menyampaikan kebanggaan dan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia, Bank Indonesia, penyelenggara ISEF, serta KPMI atas dukungan dalam membuka peluang kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan mitra bisnis internasional.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, Bank Indonesia, ISEF, dan KPMI yang telah memfasilitasi kolaborasi ini. Kesempatan seperti ini sangat penting untuk mempertemukan produk unggulan Indonesia dengan pasar internasional dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” ujar Dr. Andre.

Menurutnya, moringa / kelor merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk pangan bernilai tambah. Potensi tersebut perlu didukung inovasi, standardisasi mutu, sertifikasi, dan strategi pemasaran yang tepat agar produk Indonesia semakin kompetitif di pasar global.

“Ini saatnya moringa Indonesia semakin dikenal dunia. Kami ingin menunjukkan bahwa kekayaan alam Nusantara dapat diolah menjadi produk berkualitas yang memiliki daya saing internasional. Melalui La Moringa, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi moringa dan membawa produk Indonesia ke pasar yang lebih luas,” tambahnya.

ISEF 2026 menjadi salah satu wadah strategis untuk memperkuat jejaring bisnis, mempertemukan pelaku usaha dengan buyer internasional, serta membuka peluang ekspor bagi produk Indonesia. Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dan langkah nyata dalam memperluas penetrasi produk moringa Indonesia ke pasar global.

Melalui inovasi, penguatan kualitas, dan kemitraan strategis, La Moringa optimistis moringa / kelor dapat semakin dikenal sebagai salah satu potensi unggulan Indonesia yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan memperkuat posisi produk pangan Nusantara di dunia.