JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID – Christin, pemilik Sn’ap Custom Wear, berbagi cerita mengenai inovasi produknya dalam sebuah wawancara dengan awak media pada hari pertama pameran Inacraft On October yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (2/10). Inacraft On October 2024, yang dihelat mulai 2 hingga 6 Oktober 2024, menampilkan berbagai produk lokal kreatif, termasuk karya dari Sn’ap Custom Wear.
Christin menjelaskan bahwa produk utama yang diusung Sn’ap Custom Wear kali ini adalah jaket dengan motif yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia. “Saya membuat jaket dengan motif-motif khas Indonesia yang diprint secara khusus menggunakan tinta fotogenik. Tujuannya, agar bisa mengangkat kebudayaan Indonesia yang sangat kaya dan tak terbatas. Dengan produk ini, saya ingin menunjukkan bahwa kita punya beragam budaya yang luar biasa untuk dijadikan inspirasi,” ujar Christin.
Merek Sn’ap Custom Wear sendiri baru berusia lima tahun dan berasal dari Blora, Jawa Tengah. Christin bercerita, “Blora memang dikenal sebagai kota yang tenang, namun kami ingin membuktikan bahwa Blora juga bisa menghasilkan produk berkualitas yang dapat dipasarkan secara nasional bahkan internasional.”ucapnya.
Terkait pemasaran, Christin menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih mengandalkan media sosial. “Pemasaran kami masih melalui platform online, dan syukurlah, produk kami sudah menembus pasar nasional hingga internasional. Kami juga memberdayakan tenaga kerja lokal dari Blora,” tambahnya.
Inacraft 2024 bukanlah kali pertama Sn’ap Custom Wear tampil di ajang bergengsi ini. “Ini adalah kali kedua kami ikut Inacraft. Tahun sebelumnya, kami lebih banyak memamerkan produk outer. Kali ini, kami membawa koleksi jaket dengan berbagai motif yang lebih variatif,” ungkap Christin.
Dari segi harga, produk jaket dari Sn’ap Custom Wear dijual dengan rentang Rp285 ribu hingga Rp500 ribuan. “Jaket kami tidak hanya menggunakan tinta fotogenik, tetapi juga dijahit dengan kualitas yang bisa dibuktikan sendiri,” jelasnya.
Christin berharap melalui Inacraft 2024, masyarakat bisa lebih menghargai kekayaan budaya Indonesia. “Saya juga berharap Blora semakin dikenal sebagai daerah penghasil produk berkualitas. Semoga UMKM Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di pasar internasional,” tutupnya.
Pameran Inacraft 2024 ini menjadi ajang penting bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kreatif mereka ke pangsa pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.












