JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, Rabu, 31 Juli 2024 — Dalam pembukaan Indo Leather & Footwear Expo (ILF) 2024 di Hall B JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ir. E.TH. Intan Mestikaningrum, M.Si, berbicara mengenai upaya mereka dalam mempromosikan produk kulit unggulan dari Yogyakarta.
Dalam wawancaranya dengan awak media, Intan Mestikaningrum menjelaskan bahwa Disperindag DIY membawa dua sentra kulit utama dari Yogyakarta, yaitu Sentra Kulit Manding dan Sentra Kulit Keparakan. Sentra Kulit Manding terkenal dengan produk tas dan jaket kulitnya, sementara Sentra Kulit Keparakan fokus pada industri sepatu kulit.
“Program kami dari hulu ke hilir dimulai dengan pelatihan dan pengembangan produk di sentra-sentra ini. Setelah pelatihan, kami mendampingi mereka dengan kegiatan bisnis matching bersama pembeli nasional untuk mempertemukan produk kulit dari kedua sentra ini dengan pasar lebih luas,” ujarnya.
Intan menambahkan bahwa program bisnis matching ini telah dilaksanakan pada awal Juli, dan saat ini mereka mengikuti pameran ILF untuk memperkenalkan produk-produk mereka di tingkat nasional dan internasional. “Kami ingin menguji apakah produk kulit dari Yogyakarta bisa menembus pasar internasional. Selama tiga hari pameran, kami akan bergantian menjaga stan dan mempromosikan berbagai produk, seperti sepatu, tas, dan jaket,” jelasnya.
Disperindag DIY berharap pameran ini dapat membantu produk-produk kulit Yogyakarta memasuki pasar global dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk terus mendampingi pengembangan produk agar dapat memenuhi kebutuhan pasar baik nasional maupun internasional.












