EkbisNasionalTopik Terkini

Paparan Publik Tahunan PT HM Sampoerna Tbk 2024: Menyajikan Kinerja dan Strategi Perusahaan

87
×

Paparan Publik Tahunan PT HM Sampoerna Tbk 2024: Menyajikan Kinerja dan Strategi Perusahaan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID – Pada Senin, 29 Juli 2024, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan (Public Expose) di Glass House, Ritz-Carlton Jakarta – Pacific Place, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi dan dewan komisaris perseroan, serta para pemegang saham dengan jumlah yang memenuhi kuorum sesuai ketentuan yang berlaku.

Direksi yang hadir termasuk Ivan Cahyadi (Presiden Direktur), Sergio Colarusso (Direktur Keuangan), Elvira Lianita (Direktur Eksternal), dan Dyah Surowidjojo (Corporate Secretary). Dyah Surowidjojo membuka acara dengan membacakan susunan acara dan memperkenalkan jajaran direksi.

Agenda acara meliputi pemaparan kondisi eksternal, kinerja bisnis, strategi dan inisiatif perusahaan, serta program “Sampoerna untuk Indonesia”.

Dalam paparannya, Ivan Cahyadi menyampaikan kondisi eksternal perseroan. Ia menjelaskan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di tengah pelemahan daya beli, industri tembakau tetap terdampak oleh fenomena downtrading dan meningkatnya rokok ilegal hingga hampir 50% sejak 2020 akibat kenaikan tarif cukai yang jauh di atas inflasi. Selain itu, terdapat peningkatan kesenjangan tarif cukai antara segmen Golongan 1 dan di bawah Golongan 1.

Kinerja Bisnis dan Strategi Perusahaan

Sampoerna berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri tembakau di Indonesia dengan pangsa pasar 27% pada semester pertama 2024. Meskipun begitu, dinamika industri berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan. Pada semester pertama 2023, Sampoerna mencatat volume penjualan sebesar 39,9 miliar unit, pendapatan bersih Rp 57,8 triliun, laba bersih Rp 3,3 triliun, dan pembayaran pajak Rp 8,24 triliun.

Sampoerna telah merumuskan beberapa strategi untuk mendorong pertumbuhan, di antaranya:

1. Memiliki portofolio multi-kategori yang kuat di seluruh segmen dan terus berinovasi.
2. Meningkatkan pangsa pasar pada segmen Golongan 1.
3. Memimpin dalam segmen sigaret kretek mesin tar rendah (SKM LT) dan sigaret putih mesin (SPM).
4. Mengembangkan portofolio sigaret kretek tangan (SKT) yang padat karya.
5. Mendorong pertumbuhan produk bebas asap dan memperluas jangkauan pasar melalui teknologi digital.

Ivan Cahyadi juga menyoroti pentingnya mempertahankan ekuitas merek dalam segmen-segmen utama seperti SKM LT dan SPM. Produk-produk unggulan seperti Sampoerna A dan Marlboro terus memperkuat posisinya di pasar. Selain itu, Sampoerna berkomitmen untuk mengembangkan produk bebas asap dengan berbagai inovasi, termasuk peluncuran produk-produk baru yang sudah mendapatkan respon positif dari konsumen.

Komitmen Terhadap Keberlanjutan

Sampoerna menegaskan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan melalui berbagai program di bawah payung “Sampoerna untuk Indonesia”. Perusahaan fokus pada pengelolaan sumber daya air, penggunaan energi terbarukan, dan praktik pertanian yang baik (Good Agricultural Practice) dalam kemitraan dengan petani tembakau dan cengkeh. Selain itu, Sampoerna berupaya untuk mencegah pekerja anak, mendukung bank sampah, dan reboisasi hutan.

Sampoerna juga berinvestasi besar dalam pengembangan produk bebas asap, termasuk membangun fasilitas produksi di Karawang, Jawa Barat, dan laboratorium R&D untuk produk-produk inovatif. Hingga 2023, total investasi untuk produk bebas asap mencapai USD 300 juta.

Dukungan Terhadap UMKM

Sebagai salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia, Sampoerna memberikan dampak besar terhadap ratusan ribu tenaga kerja tidak langsung. Perusahaan ini terus mendukung UMKM melalui program kemitraan dan ekosistem digital yang memungkinkan efisiensi operasional dan pengembangan bisnis.

Penutup

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai kinerja dan strategi perusahaan. Melalui paparan ini, Sampoerna menegaskan komitmennya untuk terus memberikan nilai tambah bagi Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan, sesuai dengan falsafah tiga tangan yang menjadi pedoman perusahaan selama 111 tahun berdiri.   (Hs)

 

Tinggalkan Balasan