EkbisTopik Terkini

Adapundi, Ivoji & Klik Kami: Fintech Lending Berizin OJK Gelar Seminar Literasi Keuangan di Sumatera Barat

34
×

Adapundi, Ivoji & Klik Kami: Fintech Lending Berizin OJK Gelar Seminar Literasi Keuangan di Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini

PADANG, KOMPASINDO.CO.ID, 31 Juli 2024 – Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan di wilayah Sumatera Barat berada di bawah tingkat nasional. Secara lebih rinci, tingkat literasi dan inklusi keuangan Sumbar berada di level 40,7 persen dan 76,88 persen. Angka tersebut jauh di bawah tingkat literasi dan inklusi secara nasional sebesar 49,68 persen dan 85,10 persen.

Untuk mendorong pemerataan tingkat literasi keuangan di Sumbar, fintech lending berizin OJK seperti Adapundi (PT Info Tekno Siaga), Ivoji (PT Finansia Aira Teknologi), dan Klik Kami (PT Harapan Fintech Indonesia) menggelar kolaborasi acara literasi keuangan. Acara ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sosial dan finansial di Sumbar melalui ketersediaan akses keuangan dari berbagai sektor jasa keuangan, khususnya bagi generasi muda Sumatera Barat.

Seminar bertema “Berselancar dalam Arus Perkembangan Teknologi Keuangan Digital” dilaksanakan pada 31 Juli 2024 di Universitas Negeri Padang. Acara ini diharapkan dapat membantu generasi muda memahami pentingnya memiliki pemahaman yang kuat tentang keuangan digital yang terus berkembang pesat.

Minerva Agustiani, Direktur Operasional Adapundi, menyatakan, “Kami senang sekali berkesempatan bertemu dengan teman-teman mahasiswa di Sumatera Barat. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan edukasi mendalam terkait keuangan digital, khususnya industri fintech lending.”

Efvin Nanda Hardini, Commercial Manager Ivoji, menambahkan, “Generasi muda harus mengetahui tentang risiko, manfaat, dan tantangan yang terkait dengan penggunaan layanan keuangan digital, jangan sampai terjebak dalam layanan yang ilegal.”

Chair Runisa Chaidir, Risk & Compliance Klik Kami, menutup acara dengan memberikan pesan penting kepada peserta untuk selalu berhati-hati terhadap penawaran pinjaman baru yang mungkin mengabaikan aspek legalitas.

Sejak berdiri hingga April 2024, industri fintech lending telah menyalurkan dana sebesar Rp913 triliun dengan pertumbuhan yang berfluktuasi. Data penyaluran di tahun 2024 menunjukkan peningkatan yang menjanjikan dengan akumulasi penyaluran sebesar Rp87,4 triliun sampai dengan Februari tahun berjalan.

Dengan meningkatnya literasi keuangan di kalangan generasi muda Sumbar, diharapkan pemahaman tentang opsi akses keuangan, seperti fintech lending, akan menjadi lebih luas. Selain itu, kesadaran tentang risiko dan tantangan yang terkait dengan penggunaan keuangan digital juga diharapkan akan terus tumbuh.

 

Tinggalkan Balasan