MetroNasionalTopik Terkini

“Hakim Perempuan Bersatu: Sekretaris Umum BPHPI Ajak Teman-Teman Sesama Wanita Wujudkan Peradilan yang Agung”

13
×

“Hakim Perempuan Bersatu: Sekretaris Umum BPHPI Ajak Teman-Teman Sesama Wanita Wujudkan Peradilan yang Agung”

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, Jum’at, 12 Januari 2024 – Suasana haru dan semangat memenuhi Hotel Holiday In Jakarta saat Digelar Deklarasi Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia (BPHPI). Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan posisi dan eksistensi perempuan dalam kepemimpinan hakim di Indonesia.

Ketua Pengadilan Tinggi Banten, Ibu Dr. Andriani Nurdin, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum BPHPI, memberikan wawancara eksklusif kepada awak media. Ia menegaskan bahwa BPHPI bukan semata perkumpulan, melainkan langkah konkret untuk memperkuat posisi perempuan dalam dunia hukum.

“Kondisi kepemimpinan perempuan hakim saat ini belum proporsional. Meskipun telah diberikan ruang oleh lembaga-lembaga, namun perlu upaya lebih agar proporsionalitas terwujud. Oleh karena itu, BPHPI hadir untuk menciptakan kepemimpinan hakim perempuan yang profesional dan proporsional,” ungkap Ibu Andriani.

Organisasi ini berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi perempuan hakim Indonesia melalui berbagai program pengembangan. Ibu Andriani menyoroti bahwa meski jumlah hakim perempuan mencapai 7000-an, optimalkan potensinya masih belum mencapai puncaknya.

“Dari literatur dan karya ilmiah yang saya baca, kondisi saat ini belum optimal. Maka dari itu, kita perlu mengoptimalkan potensi perempuan hakim melalui program-program yang mendukung pengembangan kepemimpinan,” jelasnya.

Sebagai Sekretaris Umum, Ibu Andriani juga memberikan perspektifnya terkait peran organisasi dalam memberikan masukan dari segi hukum dan organisatoris. “Organisasi ini tidak hanya untuk menyuarakan kebutuhan, tapi juga memberikan kontribusi konkrit dalam membangun peradilan yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam ajang deklarasi ini, Ibu Andriani menyampaikan pesan penting kepada teman-teman hakim perempuan. Ia mengajak mereka untuk bersaing secara profesional dan mendukung satu sama lain. “Berikan kesempatan bersaing secara adil, bukan hanya tentang kuota. Bersama-sama, kita bisa mewujudkan peradilan yang agung dan independen,” serunya.

Acara diakhiri dengan harapan positif untuk tahun 2024. Ibu Andriani berpesan agar seluruh hakim perempuan saling mendukung dan mendorong satu sama lain. “Ayo kita bersama-sama mewujudkan peradilan yang agung dengan jiwa kepemimpinan. Semangat untuk memajukan perempuan dalam dunia hukum,” tutupnya. Deklarasi BPHPI diharapkan menjadi momentum awal untuk perubahan positif dalam peran perempuan hakim di Indonesia.  (Hsn)

Tinggalkan Balasan