EkbisMetroNasionalTopik Terkini

Dr. Diharyo Dorong Pertanian Kelapa Sawit Berkelanjutan dalam Wawancara Di Acara Workshop

22
×

Dr. Diharyo Dorong Pertanian Kelapa Sawit Berkelanjutan dalam Wawancara Di Acara Workshop

Sebarkan artikel ini

Jakarta, KOMPASINDO.CO.ID, 11 Januari 2024, CIFOR – ICRAF. Hari ini, CIFOR – ICRAF sukses menggelar Workshop Nasional Ke-3 Kelapa Sawit yang dihadiri oleh pemangku kepentingan utama, termasuk perwakilan Pemerintah Pusat, Akademisi, Organisasi Internasional, Mitra Peneliti, NGO, CSO, dan Think Tank.

Acara ini menyoroti peran penting empat kabupaten terpilih, yaitu Kabupaten Pelalawan (Provinsi Riau), Kabupaten Sintang (Provinsi Kalimantan Barat), Kabupaten Pulang Pisau (Kalimantan Tengah), dan Kabupaten Kutai Kertanegara (Provinsi Kalimantan Timur). Dr. Diharyo, Ketua Apkasindo Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menyampaikan harapannya dalam wawancara dengan media.

“Dengan menjadi ketua Apkasindo di Kabupaten Pulang Pisau, saya sebagai perwakilan petani kelapa sawit di Indonesia merasa terpanggil hadir dalam acara ini. Penelitian di Kabupaten Pulang Pisau menjadi sorotan, kami berharap memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah untuk perencanaan aksi ke depan,” ujar Dr. Diharyo.

Dalam konteks perjalanan industri sawit, Dr. Diharyo menyoroti transformasi dari pertanian karet ke kelapa sawit. “Kemajuan ini bukan hanya untuk petani, tetapi juga meningkatkan ekonomi masyarakat. Dukungan pemerintah daerah sangat penting agar sektor ini tetap berlanjut dan tidak terhenti dalam aksi pembangunan daerah,” tambahnya.

Dr. Diharyo juga menyampaikan perhatian terhadap kendala yang dihadapi petani sawit, seperti masalah penjualan hasil produksi, kenaikan harga pupuk, dan subsidi minyak yang berdampak pada biaya transportasi. Dia menggarisbawahi pentingnya infrastruktur yang mendukung keberlanjutan sektor ini.

“Dalam kegiatan seperti ini, kita memberikan masukan kepada pemerintah daerah untuk mendukung petani sawit. Hal ini sangat membantu, terutama dalam menanggulangi tantangan sehari-hari seperti distribusi hasil panen dan biaya produksi,” ungkap Dr. Diharyo.

Dengan harapan bahwa petani kelapa sawit bukan hanya menjadi fokus sementara, Dr. Diharyo mengajak semua pihak terlibat untuk terus mendukung sektor ini agar tetap berdaya dan berlanjut. “Petani kelapa sawit saat ini ibarat orang yang sudah menunjukkan kemajuan. Harapannya, ini bukanlah tren sementara, dan dukungan dari pemerintah daerah tetap konsisten untuk menjaga keberlangsungan sektor ini,” pungkasnya.  (Hsn)

Tinggalkan Balasan