JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi, memberikan pandangan eksklusif kepada media setelah suksesnya acara “Dialog Capres Bersama Kadin: Menuju Indonesia Emas 2045”. Hari ini, giliran Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, menghadiri acara tersebut di Jakarta Teater, Jum’at, 12 Januari 2024.
Diana Dewi menyoroti kurangnya sosialisasi terhadap program-program yang diusung oleh Capres dan Cawapres, mengkritik kurangnya komprehensifitas debat KPU kemarin. Namun, dia mengapresiasi kesempatan kali ini di mana visi-misi dari ketiga Capres mendapatkan waktu dua jam untuk disampaikan kepada hadirin. “Mudah-mudahan, Kadin dapat menjadi peta jalan bagi Indonesia Emas 2045, dan yang dijalankan bisa terimplementasi di tahun 2024. Capres terpilih nantinya diharapkan mengambil inspirasi dari panduan yang Kadin berikan,” ujarnya.
Terkait hilirisasi yang diusung oleh Capres nomor urut 2, Diana Dewi mendukungnya, menyatakan bahwa hilirisasi memang menjadi permasalahan yang perlu diselesaikan. “Pentingnya transfer pengetahuan akan memastikan bahwa barang yang dihasilkan di negara ini bukan hanya perdagangan semata, tetapi juga proses hilirisasi yang berarti,” katanya.
Dia menekankan bahwa pentingnya transfer pengetahuan agar kita tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, melainkan juga terlibat dalam proses pembuatan produk. “Selama ini kita memasok ke negara mana, tapi dari negara mana dibuat, itu yang harus menjadi fokus. Semoga para pemimpin yang akan datang dapat memahami hal ini dengan baik,” tambah Diana Dewi dengan penuh harapan. (Hsn)












