MetroNasionalPolitik

Dialog Nasional KOMPAK: Komitmen Bersama Hadapi Tantangan Kesehatan Indonesia

18
×

Dialog Nasional KOMPAK: Komitmen Bersama Hadapi Tantangan Kesehatan Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, 16 Januari 2024 – Hari ini, Komunitas Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KOMPAK) menggelar Dialog Nasional yang mengundang Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden untuk membahas pembangunan kesehatan Indonesia. Meskipun menghadapi ketidakhadiran paslon, Koordinator KOMPAK, DR. Dr. Moh. Adib Khumaidi, Sp.OT, menekankan pentingnya fokus pada mekanisme administrasi yang mungkin menjadi hambatan.

Dalam sambutannya, DR. Dr. Moh. Adib Khumaidi menyatakan bahwa meskipun jadwal padat paslon dapat menciptakan kesulitan, KOMPAK tetap serius dalam memecahkan permasalahan kesehatan di Indonesia. “Kami mengajak semua yang hadir, terdiri dari 11 organisasi profesi dan 8 Asosiasi Kesehatan, untuk berdiskusi hari ini sebagai upaya bersama menyelesaikan tantangan kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Koordinator KOMPAK menekankan peran komunitas profesi sebagai mitra strategis utama dalam permasalahan kesehatan. “Kami bukan hanya ingin hadir sebagai penonton, melainkan ingin terlibat dalam perumusan kebijakan strategis bersama Presiden terpilih,” tambahnya.

Pentingnya melibatkan semua pihak, tanpa memandang pilihan politik, juga menjadi fokus dalam dialog ini. “Kami ingin permasalahan kesehatan menjadi agenda bersama, bukan sekadar jargon. Pesan dari para panelis adalah pemikiran intelektual akademisi, bukan politik,” tegas DR. Dr. Moh. Adib Khumaidi.

KOMPAK siap berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan kesehatan dan berharap para pemimpin mendatang memprioritaskan penyelesaian permasalahan kesehatan. Meskipun mengakui ketidakhadiran paslon bisa di luar kendali, KOMPAK mengajak semua pihak untuk menjaga forum ini sebagai wadah keilmuan dan aspirasi, menjauhi hal-hal negatif, serta menghargai perbedaan.

Sebagai tindak lanjut, KOMPAK berharap hasil dialog ini dapat diformulasikan dalam bentuk tertulis untuk disampaikan kepada pasangan calon yang diundang. Dialog ini menjadi langkah konkret dalam melibatkan semua pihak untuk membangun fondasi kesehatan yang lebih baik bagi Indonesia ke depan.

 

Tinggalkan Balasan