MetroEkbisNasional

Sekjen Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) Budi Pramana Ginting Sampaikan Harapannya Di ISPE Expo 2023

50
×

Sekjen Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) Budi Pramana Ginting Sampaikan Harapannya Di ISPE Expo 2023

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID – Sekjen Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) Budi Pramana Ginting mengatakan kami mewadahi semua perusahaan stakeholder yang berkecimpung di Katalog Elektronik LKPP, dimana anggota kita ada distributor, principle dan penyedia yang bertransaksi di katalog, “terang Budi saat di temui di acara Indonesia Suistenable Procurement Expo 2023 (ISPE), di JIExpo Kemayoran Jakarta, 15-16 Maret 2023.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, jadi di event ini kami bekerjasama dengan IFPI yang merupakan ASN pejabat fungsional yang melakukan pembelanjaan barang jasa di pemerintahan, “ungkapnya.

Menurut Budi, AKEN sendiri event nya adalah Indonesia Sustainable Procurement (ISPE) Expo 2023, dimana ini adalah event kami yang kedua. yang pertama dulu kita laksanakan di Nusa Dua Bali, Alhamdulillah sukses, dimana saat itu kita bekerjasama dengan Asosiasi Walikota Se- Indonesia. Dan saat ini kita bekerjasama dengan IFPI, Jadi antar pelaku pengadaan dan kita sebagai penyedia bagi pengusaha dan dari pihak pemerintah adalah IFPI nya, jadi berkolaborasi di acara ini, “jelasnya.

Adapun ada sekitar 50 Booth yang hadir meramaikan event ini, dimana Brand Huawei sebagai supportnya. Sementara untuk audiens sendiri terdiri dari ahli pengadaan sekitar 500 orang yang terigestrasi, terutama dari anggota AKEN nya sendiri, “tambahnya.

Ketika ditanya target di tahun 2023 ini, Budi mengatakan, target kita pertama, kita harus mensukseskan sesuai arahan dari Pak Jokowi untuk penyerapan anggaran, dimana saat ini yang paling mudah untuk belanja adalah melalui E- Katalog, jadi target nya adalah 500 triliun untuk pengadaan melalui E- Katalog di tahun ini. Jadi kita bersinergi dan berkolaborasi untuk hal tersebut, “ujarnya.

Harapan nya mudah – mudahan regulasi yang ada bisa mendukung kebijakan – kebijakan terkait misalnya PDN, TKDN dan pemberdayaan UMKM, sehingga bisa menumbuhkan ekonomi di Indonesia bisa lebih bergairah dengan pengadaan barang dan jasa tersebut, “pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan