JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID – Direktur RSUD Manokwari, dr.Alwan Rimosan, SpB, menyampaikan keikutsertaannya di Rakor BLUD 2023 ini.
“Rakor Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) 2023 yang diselenggarakan oleh Kemendagri sangat memberikan suasana pembaharuan tentang apa BLUD itu sebenarnya.
Dengan di undangnya dari rumah sakit, bagian hukum, bagian perekonomian daerah, sehingga pandangan mereka itu seperti ini. Yang intinya dengan adanya BLUD ini layanan makin baik, makin meningkat dan bagaimana masyarakat semua bisa terlayani dengan baik, “terang nya saat ditemui di sela – sela acara Rakor BLUD 2023, di Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (08/03/2023).
Lebih lanjut, Alwan menjelaskan kemudian dalam aspek – aspek lain, harus ada fleksibilitas yang kita punyai, walau di akui memang secara struktur merupakan bagian dari dinas kesehatan, tetapi kewenangan – kewenangan itu adalah kewenangan yang kita bisa kelola sendiri, Kemudian dalam hal SDM kesehatan nya itu juga ada beberapa hal yang kita kaji yaitu dalam P3K nya dan tenaga – tenaga honorer lainnya itu mau seperti apa nantinya, “ujarnya.
Menurut Alwin, memang untuk BLUD ini di papua mengenai fleksibilitas keuangannya sangat baik sekali, namun kita harus menyikapi dengan akreditasi rumah sakit yang baik, tata kelola yang baik, dengan SDM yang baik untuk bagaimana kita bisa mengelola penghasilan – penghasilan yang ada baik medis maupun non medis, serta unit-unit bisnis itu sehingga rumah sakit itu bisa menghasilkan. Dan untuk sementara kita di Papua Barat khususnya Manokwari sudah mulai menerapkan nya sejak tahun 2018 – 2019, namun sempat terhenti saat Covid -19, sehingga mengakibatkan banyak yang tiarap, dan setelah itu kita pelan – pelan mulai bangkit lagi seperti saat ini.
Jadi kita harapkan diberi kepercayaan dari pak Bupati untuk mengurus Rumah Sakit, bagaimana kita untuk bisa mengoptimalisasi BLUD ini dengan sistem tata kelola yang baik sehingga kita harapkan dengan unit bisnis yang ada, dan pelayanan – pelayanan yang baru kita adakan untuk mendongkrak penghasilan.
Alwan menambakan, bahwa Unit-unit penghasilan non bisnis yang kita kelola seperti sewa tempat, parkir, kantin, dan lain-lain nya terus kita coba agar ada penghasilan nya sendiri. Sehingga yang kita harapkan dengan BLUD ini ada peningkatan kesejahteraan dan penghasilan, dari karyawan yang ada disitu bisa meningkat.
Hal – hal yang kami ingin sampaikan adalah agar pak bupati sebagai owner atau pemilik dari RS ini bisa memberikan support, juga dari Pemda, sehingga mereka bisa mendukung bagaimana BLUD ini bisa jalan.
Harapan nya dengan Rakor BLUD ini rumah sakit makin baik, “pungkasnya.












