KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Kabupaten Konawe Utara Sultra Meriahkan Ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2022. Pameran fashion dan budaya yang berlangsung pada 13 – 17 April 2022 di Jakarta Convention Center (JCC). IFW merupakan ajang fashion terbesar di Tanah Air yang bertujuan mendukung industri Fashion di Indonesia.
Di IFW ini Sulawesi Tenggara mengangkat tenunan hasil karya para perancang dan pengusaha dari 17 daerah yang ada di Sulawesi Tenggara.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sultra yang juga Sekda Prov Sultra DR. Hj. Nur Endang Abbas, SE, M.Si, dalam wawancara dengan awak media menyampaikan bahwa Indonesia fashion week 2022 tahun ini sangat meriah setelah dua tahun melewati masa pandemi covid-19. dimana kehadiran kabupaten Konawe Utara dengan membawa Sultra tenunnya,” ungkapnya di Jakarta Convention Center, Sabtu (16/04/2022).
Indonesian Fashion Week tahun ini di ikuti oleh kabupaten Konawe Utara Sulawesi tenggara khususnya. Nur Endang menjelaskan, “kita tentu bersyukur mempunyai Bupati Konawe Utara yang sangat visioner dan sangat peduli terhadap para pengrajin dan UMKM, sehingga dengan kemampuannya dapat mengalokasikan anggaran untuk menghadirkan kabupaten Konawe Utara Sultra di Indonesia Fashion Week 2022,”tuturnya.
Menurut Endang, ini merupakan sebuah ajang yang sangat bergengsi untuk bersama-sama bisa menyaksikan keunggulan dan potensi dari masing-masing daerah itu sendiri. “Kali ini kita tampilkan karya karya dari Sulawesi Tenggara yang hadir dari beberapa kabupaten. Dan semua membawa tenunan. Diantaranya dari kabupaten Muna dan Muna barat, Konawe Utara yang sudah tampil pada hari ini di Fashion Show IFW 2022,” terangnya.
“Beberapa kabupaten akan tampil seperti kabupaten Bombana, Bau-Bau dan hari minggu akan tampil untuk memperagakan hasi karya desain dari tenun, “tuturnya.
Lebih lanjut Endang mengatakan bahwa Sulawesi Tenggara sangat dinamis dimasa pandemi covid-19 ini karena kami menyadari kalau UMKM ini tidak di motivasi atau di bina juga akan dibebanin daerah dan mereka bisa berkreasi, ” tuturnya.
“Tadi saya setuju bahwa kreatifitas itu adalah sebuah unggulan yang kemudian bisa disalurkan dalam bentuk hobby dan minat yang kemudian diimplentasikan dalam bentuk industri fashion itu sendiri, ” Imbuhnya.
Banyak Prestasi yang sudah diraih Sultra dan sudah banyak yang terkenal. di antarnya adalah tenunan barong atau kalosara Konawe Utara yang merupakan aikon dimana ada pepatah tolaki mengatakan ,”inaiko kosara.”, tuturnya.
Lebih lanjut Endang menjelaskan bahwa untuk Tenun diKonawe Utara ada dua motif yaitu tenun motif Ohio dan tenun motif kosara sendiri. Dan ini sudah di patenkan untuk go internasional. Bahkan Kemarin kita sudah merentangkan sayap ke negara Dubai. “Dan Desain ini merupakan tenunan asli yang di kembangkan.
Sementara itu di tempat yang sama Ibu Bupati Konawe Utara, Nur Ponirah Ruksamin menyampaikan harapannya bahwa dari pemerintah sendiri tetap memberikan dukungan dan support agar pengrajinnya tambah semangat. pokoknya dukungan segala-galanya, “pungkasnya. (Hs)












