JAKARTA, TRENDINGINDO.COM, Selasa, 12 Agustus 2025 – Alexandra Matahari juga dikenal sebagai Mahasiswa Berprestasi (MAPRES) Fakultas Pertanian UDAYANA Tahun 2025 sekaligus Finalis Puteri Bumi Indonesia 2025 membagikan Tips Bagaimana Memilah Sampah Plastik melalui Fasilitas Daurulang RVM AQUVIVA x Living World Alam Sutera x Plasticpay pada momen menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.
Perlu diketahui, Alexandra Matahari juga memiliki concern terhadap advokasi isu-isu keberlanjutan sesuai dengan SDGs (Sustainable Development Goals).
Disisi lain, Alexandra Matahari selaku Finalis Puteri Bumi Indonesia 2025 juga mengajak seluruh pengunjung di Living World Alam Sutera untuk bertanggung jawab dalam memilah sampah botol plastik melalui Reverse Vending Machine (RVM) hasil kolaborasi antara AQUVIVA x Living World Alam Sutera x Plasticpay.
Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan gaya hidup ramah lingkungan dan mendukung Indonesia bebas sampah di masa mendatang.
Dalam kampanye ini, Alexandra Matahari menekankan pentingnya memilah sampah, terutama botol plastik, dan menyetorkannya melalui Reverse Vending Machine (RVM) yang disediakan oleh AQUVIVA bekerjasama dengan Living World Alam Sutera x Plasticpay.
“Dengan memilah sampah dan memanfaatkan reverse vending machine, kita dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan dan mendukung daur ulang,” ujar Alexandra Matahari
Manfaat dari memilah sampah botol plastik ke Reverse Vending Machine (RVM) AQUVIVA x Living World Alam Sutera x Plasticpay meliputi:
– Insentif Ekonomi: Setiap botol plastik yang disetorkan akan mendapatkan reward sebesar Rp 56.
– Pengurangan Jejak Karbon: Dengan mendaur ulang botol plastik, kita dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari produksi plastik baru.
– Penyelamatan Lahan: Mengurangi jumlah sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
– Daur Ulang Bahan Baku Ramah Lingkungan: Botol plastik yang terkumpul akan didaur ulang menjadi bahan baku ramah lingkungan seperti recycle felt, recycle fur, recycle dacron, dan recycle geotextile, yang mendukung ekosistem UMKM ramah lingkungan di Indonesia.
“Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Dengan memilah sampah dari mall, rumah dan kantor, kita dapat memberikan kontribusi nyata untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tambah Alexandra Matahari












